mceko
-
12:43:23 am on Maret 21, 2011 |
Pagi ini aq terima e-mail di millis kantor tempat aq bekerja. Cerita tentang Made Teddy A. yang resign dari BCA untuk mengejar gairah dalam hidupnya.
Mungkin inti yang ingin disampaikan temen yang berbagi di millis itu adalah, golongan pekerja yang diceritakan Pak Made, (4 type pekerja), dengan harapan, bahwa rekan2 pekerja yang membaca akan tergerak hatinya untuk menjadi golongan yang pertama;
mereka yang antusias akan pekerjaan mereka dan bahagia sekaligus bersyukur dengan *salary* yang mereka dapatkan.Note: type ke-2 robot, type ke-3 pekerja sosial, type ke-4 protester (tanpa berani hengkang dari perusahaan).
Kemudian ajakan untuk bangga menjadi seorang pekerja, bahwa posisi sebagai pekerja tidak kalah hebat dibanding pebisnis, ukuran kaya dan miskin tidak sama dengan pebisnis dan pekerja.
Well mungkin itu yang diharapkan rekan yang sharing cerita ini di millis.
Tapi apa yang aq tangkap adalah berbeda.
Aq nangkepnya gini; jika kamu punya hobby, apapun itu, seriuslah tapi jika kamu bisa mendatangkan uang dari hobby kamu, maka lebih seriuslah!
Dan meskipun pekerja = pebisnis (kata pak Made Teddy), tapi pilihlah pebisnis. (Klo gak, ngapain pak Made Teddy ninggalin BCA?)
Kebetulan aq baru belajar moto.. hehehe.. sapa tau bisa ikut jejak pak Made..

